Kamis, 05 Januari 2012

Postingan pertama di tahun yang diberi nama 2012

Semangat 2012!!!!

Tahun ini adalah tahun yang unik, tahun yang di tunggu-tunggu, tahun yang sangat fenomenal [masih terbawa ramalan alm. mama laurent kayanya], karena saking fenomenalnya banyak kejadian yang dihubung-hubungkan dengan issue [kiamat] 2012. sampai jadinya terbawa dalam kehidupan sehari-hari seperti percakapan saya tadi pagi dengan salah seorang accounting kantor 

Accounting : uaneh tadi malem hujannya deres tapi ada petir dua kali kuenceng suaranya.

saya : iya saya juga denger, saya kira banjir lagi [karena kemarennya dimana-mana banjir]. Aneh ya pak dulu gak ada kayanya petir malem-malem.

Accounting : iya nda tau mau ada apa

saya : 2012 kali pak.

Accounting : nda tau juga!

Satu lagi yang sedang menjadi World Trending topics twitter pagi hari ini (kamis, 5 januari 2012) yaitu Page 5 of  366. yaitu yang artinya kurang lebih hari kelima dari 366 hari di tahun 2012. Entah maksudnya apa tapi sepertinya bermakna bahwa orang-orang tak ingin kehilangan momen di setiap harinya di tahun ini. 

Ada-ada aja ya.. Se-begitu istimewanya thun 2012 ini??? kalau yang aku tau katanya bakal ada kiamat di tahun 2012 [masih dari ramalan] hanya saja tadi saya lihat berita pagi di trans7 katanya akan ada badai matahari di pertengahan tahun. yang tentu efeknya akan sampai di bumi. [lebih jelasnya silahkan googling].

Harapan saya di tahun ini adalah, saya bisa segera yudisium, dapet penghasilan yang lebih dari tahun sebelumnya, dan paman saya segera dikasih kesembuhan. aminnnnn... eh kehidupan asmara juga lancar-lancar aja.. sehat semuanya... [kebanyakan harapan jadinya] hehehe..

Rabu, 21 Desember 2011

Pergi Saja



lirik lagu Geisha - Pergi Saja
Terima kasih tuk luka yang kau beri
Ku tak percaya kau tlah begini
Dulu kau menjadi malaikat di hati
Sampai hati kau telah begini

Berkali-kali kau katakan sendiri
Kini ku tlah benci, cintaku telah pergi

Pergi saja kau pergi, tak usah kembali
Percuma saja kini hanya mengundang perih
Cukup tahu ku dirimu, cukup sakit kurasakan kini
Janji yang selalu ku ingat hingga mati
Kau setia hingga ku kembali

Berkali-kali kau katakan sendiri
Kini ku tlah benci, cintaku telah pergi

Pergi saja kau pergi, tak usah kembali
Percuma saja kini hanya mengundang perih
Buang saja kau buang cinta yang kemarin
Perasaan tak mungkin percayamu lagi
Cukup tahu ku dirimu, cukup sakit ku rasakan kini

Pergi saja kau pergi, tak usah kembali
Percuma saja kini hanya mengundang perih
Buang saja kau buang cinta yang kemarin
Ooo percayamu lagi
Tinggalkan saja diriku, semua kan percuma
Cukup tahu ku dirimu, cukup sakit ku rasakan kini

Senin, 19 Desember 2011

sebuah kisah miskomunikasiong : ini JANGAN!

di tulis oleh : amey moed


Si udin lagi pacaran sama sri di teras di depan rumahnya sri. Udin yang seorang suku bugis tulen dan sri wanita muda manis bersuku jawa, tinggal di sebuah perkampungan daerah transmigrasi. Keduanya saling mengenal setelah satu tahun tinggal di daerah tersebut, karena merasa cocok dan "klik" akhirnya mereka memutuskan untuk menjalin kasih.

"apa toh mas dari tadi kok ngeliatin sri kayak gitu, sri kan malu". sri merasa risih dengan si udin yang terus memandangnya sampai-sampai jadi salah tingkah padahal ia merasa tidak banyak tingkah.

"E.. kEnapa malu?". [dibaca dengan penekanan pada huruf E] 

"ya malu toh wong dilihatin terus, ada yang aneh opo mas?" jawabannya sri agak di manja-manjain dikit.

"Sri.. aku mau bilang sama ibumu pengen putus".

Sri terkejut dengan kata-kata sang pujaan hatinya yang tiba-tiba pengen minta putus, ia pun langsung bertanya sambil menatap dalam-dalam mata si udin [wah ini orang ga cuci muka kayanya, dalam hati si sri]

"kok gitu mas, katanya sayang sama sri ko sri di putusin sih.." [baca dengan logat jawa]

"iya mo minta ibu kamu cepet-cepet putusin tanggal pernikahan kita'' gombal si udin.

"ah mas udin iki loo... bikin aku kaget aja! sri nda mau putus sama mas udin". sri semakin manja ia berbicara sambil menarik-narik lengan baju arjunanya plus body language yang di buat seperti ulat bulu yang lagi gatel-gatel meliuk sana meliuk sini.

Cukup lama keduanya ngobrol disana, saling rayu, saling canda, bikin sri berbunga-bunga sampai serasa berada di taman dengan berbagai bunga yang mekar ada bunga mawar, melati, matahari, bunga kertas sampai bunga plastik juga ikutan mekar. berbeda dengan udin yang berasa seperti pangeran yang sedang bergembira karena mendapatkan seorang putri kayangan yang terdampar di sebuah sungai, sungai yang penuh dengan kemilau batu-batu ada batu berlian, batu jamrud, batu giok, sampai batu bata.

Tiba-tiba suara ibu sri terdengar memanggil dari dalam rumahnya.

"nduk sri.. mas e di ajak dahar disek"
[artinya sri masnya di ajak makan dulu]

"inggih buk" jawab si sri dengan bahasa yang lebih halus. [artinya iya buk

"mas, makan dulu ya. ibukku sudah masak buat mas udin tuh" 

Udin menurut saja ajakan sang puterinya, juga menghormati sang calon mertua. seolah sedang memenuhi undangan makan di kerajaan udin telah disiapkan dengan berbagai hidangan.

"dahar disek nak, iku masakan e ibuk" [makan dulu nak, itu masakannya ibu]

Sri yang sedang menyiapkan air kobokan untuk si udin, nampak sibuk mengambil air dari sebuah tempat penampungan air. Sementara sang ibu menemani udin di meja makan bercakap-cakap sedikit sekedar intermezo. setelah sri kembali ke maeja makan barulah sang ibu pergi meninggalkan mereka berdua untuk makan.

"ayo mas di makan, adanya cuma ini"

"iya gak papa"

Pas lagi ayik makan..

"mas kok makannya dikit banget, gak suka masakannya ya?" kata sri sambil lihat piring si udin yang cuma berisi nasi putih super sedikit dan sambel doank.

ketika udin hendak berbicara si ibu melintas diantara mereka.maka di urungkan niat udin untuk menjawab pertanyaan sri dengan melahapan seluruh isi piringnya, takut di bilang gak sopan berbicara pada saat makan.

"Sri aku mau pulang ya" kata si udin setelah selesai membasuh tangannya.

"iya mas, hati-hati ya.."

"buk saya pulang dulu" pamit si udin pada calon mertua.

"oh iyo nak, ati-ati"

Sri menutup pintu pagar dan kembali kemeja makan yang belum sempat iya bereskan setelah makan tadi.

"mas mu ga doyan masakan e ibuk to nduk, "

"ngak tau tuh buk mas udin ga ngomong apa-apa"

"mau karo ibuk wes tak plathing ne loh, jare ibuk  iki nak iwak e, iku nasi e lah iki jangan e". [tadi sama ibu sudah di siapin , kata ibuk ini ikannya, itu nasinya nah ini sayurnya]

"oalah ibuk bilang gitu??? pantesan, mas udin gak makan!!!" sri jadi cemberut.











Kamis, 15 Desember 2011

ngelantur PAPA AMERICANO

#NW papa americano-Dj Vanz

Pas lagi typing blog ini sambil dengerin lagu yang bisa bikin dengkul dilipet goyang shufle. ga tau ya kenapa jadi suka banget sama lagu yang satu itu, mungkin karena selama ini mimpi pinya papa orang amerika [ngimpiiiiiiiiiiii]

Wah seandainya aja papaku orang amerika, mungkin aku gak doyan sambel terasi, mungkin juga aku gak kenal SBY, Nazzaruddin, ataupun Nunun Nurbaeti...nggak, nggak, saya nggak kenal [miranda gultom mode On].

Hahhahaa.. sebuah khayalan yang bodoh, emangnya kalo bapakku orang amerika mesti tinggal di amerika! pas ternyata orang amerikanya tukang sapuu.. hahhaahhahahaaa.. mungkin juga tetep makan sambel terasi...

#repeat papa americano-Dj Vanz

Ngomong-ngomong soal negara amerika, dulu kalo lagi main ngumpul-ngumpul sama temen [flashback ke zaman SD dikit]. Pasti suka gengsi gengsian misalnya kaya gini:

aku : "aku nanti kalo besar sekolahnya di amerika" [mukanya di menye-menye in berasa sudah hebat]

teman 1 : "aku di inggris" [negara lumayan keren setelah amerika]

teman 2 : "aku kejepang!" [negaranya power ranjes]

aku : "terus nanti aku kalo pulang naik pesawat yang gede, duduk didepan supirnya bapakku" [padahal bapakku lagi asik gali-gali di sawah nyari meriam tinggalan amerika.

teman 1 : "aku bawa mobil anti peluru tapi bawa sendiri, bisa terbang mobilnya" [yang ini suka nggak masuk akal, bukannya keliatan hebat malah keliataan terlalu mimpi]

teman 2 : "aku bawa mobil balap yang laju kaya formula wan, terus pake remot!!" [yang ini antara kehabisan ide dan pengen kelihatan keren]

Dan masih panjaaaaaaaaaaaaaang lagi kalo diterusin itu cerita. intinya ngga ada yang mau kelihatan miskin dan gak hebat. [kayanya kebanyakan nonton power ranjess]. pokonya asal di awali kalimat yang berbau amerika udah pasti gitu dah jadinya.

#repeat papa americano

Kembali lagi ke papa americano, bersyukur deh bapakku bukan orang amerika. karena aku gak sudi punya bapak yang kalo abis pup gak pernah cebok alias make tissue doank.. iiiiiiiiiiiiiiihhhhhhhhhh... kata nabi muhammad itu masih ada najisnya.. 

Yang punya bapak orang amerika jangan marh yak!!! marah aja sama satpam yang nendang suster ngesot ampe giginya patah.. 

PAP PA AMERICAN NOOO...



..::Amey::..